10 Ribu Tenaga Kerja Terampil Untuk Provinsi Bengkulu

Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Hamka Sabri usai membuka Rakor Ketenagakerjaan.

Bengkulu, SM – Program strategi ketenagakerjaan di Provinsi Bengkulu diharapkan bisa mendorong dan meningkatkan kualitas SDM yang siap kerja.  Dapat  bersaing di era globalisasi  serta bermitra dengan pihak terkait, dalam menciptakan lapangan kerja.

Harapanya, dapat bermuara pada upaya menekan angka kemiskinan dan ketertinggalan. “Jadi ada kolerasinya antara tenaga kerja kita dengan tingkat kemiskinan. Oleh karena itu ini perlu kita tingkatkan profesional dan kemampuannya. Sehingga bisa memberikan kesempatan dalam mendapatkan pekerjaan dan upah yang lebih layak”,  Jelas  Asisten I Setda Provinsi Bengkulu,  Hamka Sabri usai membuka Rakor Ketenagakerjaan, di Ballroom salah satu hotel di Kota Bengkulu, Jum’at (28/12).

Rakor itu memabahas  rencana program ketenagakerjaan Disnakertrans Provinsi Bengkulu 2019, yang disinergikan dengan program Kementerian Ketenagakerjaan dan Disnakertrans Kabupaten-Kota Se-Provinsi Bengkulu.

Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu,  telah melakukan berbagai upaya, seperti program peningkatan kesempatan kerja, peningkatan produktifitas bagi pencari kerja. Targetnya  10 ribu tenaga kerja terampil atau siap pakai,  dengan menyiapkan program pemagangan. Baik dalam negeri maupun luar negeri. Termasuk   mengadakan program mempersiapkan para interpreneur atau pelaku usaha baru, bekerjasama dengan beberapa OPD dan pihak terkait lainnya.

“Kita berharap kepada pemerintah pusat,  dapat memberikan dukungan melalui pelatihan berbasis kompetensi, peningkatan status BLK di Bengkulu serta optimalisasi program magang dalam dan luar negeri”,  ujar Hamka Sabri.

Direktur Bina Pemagangan Ditjen Bina Lattas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenakker) RI,  Darwanto mengatakan,  untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja,  Kemenakker telah menyiapkan beberapa program. Diantaranya optimalisasi Balai Latihan Kerja (BLK), peningkatan kompetensi tenaga trainer,  sertifikasi tenaga kerja serta pemagangan dalam dan luar negeri berkualitas.

“Rakor kali ini difokuskan untuk pengembangan magang dalam dan luar negeri. Jadi pemerintah berkomitmen di Tahun 2019 adalah tahun pembangunan sumber daya manusia”,  jelas Darwanto yang rencananya,  Ditjen Bina Lattas Kemenakker RI akan memberikan bantuan fasilitas terhadap enam  BLK yang ada di Provinsi Bengkulu. (mc)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.