Dewan Riset Daerah Provinsi Bengkulu Usai Dikukuhkan

Dewan Riset Daerah (DRD) Provinsi Bengkulu Periode 2018-202 dikukuhkan.

Bengkulu, SM – Dewan Riset Daerah (DRD) Provinsi Bengkulu periode 2018-2021, sebagai mitra pemerintah daerah dikukuhkan Gubernur Bengkuliu Rohidin Mersyah, Rabu (20/02), di Gedung Serba Guna Provinsi, Jalan Pembangunan Kota Bengkulu.

Sebagai mitra pemerintah daerah yang akan mensinergikan antara kebijakan pemerintah dengan kepentingan masyarakat, termasuk menemukan solusi terhadap problem atau  permasalahan kompleks ditengah masyarakat. Gubernur Rohidin  meminta DRD nantinya dapat menjalankan Tupoksinya dengan baik.

“Inikan membutuhkan koordinasi dan sinergi yang betul-betul optimal. Saya kira,  teman-teman DRD bisa masuk duluan. Bisa mengidentifikasi masalahnya apa? Kemudian pihak-pihak terkait ini siapa? Kepentingan mereka itu apa dan bagaimana? ”,  papar  Gubernur  Rohidin dalam kapasitas Pembina DRD Provinsi Bengkulu.

Ini tegasnya, bagian dari komitmentnya,  untuk terus mengoptimalkan pelayanan publik. Seperti terkait sektor kebijakan pemerintah dengan kepentingan masyarakat. Permasalahan yang kompleks dihadapi saat ini, seperti penanganan kasus sengketa lahan, tanah. Persoalan persuasif yang berhubungan dengan kabupaten, kota dan penataan kawasan.

“Sehingga nanti saya turun sebagai pemegang kebijakan,  sudah betul-betul tahapanya jelas. Juga karena divisinya itu lengkap.  Saya meminta,  ayo kita mulai melakukan identifikasi”, ungkapnya.

Ketua DRD Provinsi Bengkulu,  Panji Suminar juga mengakui, beberapa permasalahan yang terjadi,  antara pemerintah daerah, masyarakat dan pihak terkait lainnya,  memerlukan mediasi khusus. Dilakukan penanganannya secara lebih hati-hati serta multi pendekatan.

Walaupun keberadaan DRD Provinsi Bengkulu bersifat adhock dan non struktural, pihaknya yang terdiri dari berbagai latar belakang pendidikan, pengalaman serta stake holder, siap menyumbangkan pemikiran. Memberikan saran,  terkait kebijakan dan perencanaan pembangunan.

Panji Suminar juga menjelaskan, riset yang dilaksanakan DRD bukan merupakan riset murni Tetapi pada riset kebijakan saja. “Di DRD latar belakangnya macam-macam. Setiap divisinya juga disesuaikan dengan lima  program prioritas Gubernur Bengkulu”,  jelasnya.

Kompleksitas  yang terjadi banyak berada di wilayah kabupaten. DRD Provinsi Bengkulu saat ini, telah menyiapkan tim,  untuk terjun langsung ke lapangan. Mendapatkan respon baik dari pemerintah kabupaten, kota, “Dalam waktu, dekat,  DRD tingkat kabupaten, kota juga akan dibentuk”. (mc)

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.