Diklat Akan Lahirkan Pemimpin Terstruktur

Diklat Kepemimpinan Tingkat III angkatan LI dan Tingkat IV.

Bengkulu, SM – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menjelaskan, seorang pemimpin dapat lahir secara alamiah maupun melalui proses. Diklat pendidikan dan pelatihan kepemimpinan akan  melahirkan pemimpin secara terstruktur dan terorganisir,  dalam memberikan arahan,  terkait kebijakan.

Membentuk jiwa kepemimpinan bukan proses instan. Tetapi harus melalui proses, agar melahirkan seorang pemimpin yang mampu menjalankan tugas sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi)  dan memiliki kapabilitas.

“Jiwa Pemimpin dapat lahir secara alami dan bisa juga lahir melalui proses seperti kegiatan sekarang. Posisi pemimpin itu sebagai sentral, dalam menentukan kebijakan dan keputusan”, jelas gubernur Bengkulu  dalam membuka acara Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III Angkatan LI dan Tingkat IV Angkatan XLVI, di Aula Rafflesia BPSDM Provinsi Bengkulu, Senin, (18/2).

Gubernur Rohidin berharap, kegiatan ini menghasilkan peningkatan kompetensi dalam memahami peran serta kapasitas, untuk menjalankan tugas sebagai pimpinan. Pemimpin itu harus memikirkan dan memahami seluruh aspek. Bukan hanya sebagian aspek serta harus kritis dalam mengevaluasi program yang dijalankan.

“Level kepemimpinan pada provinsi, dalam menentukan keputusan, kebijakan maupun  program,  harus berpengaruh terhadap kabupaten dan kota. Pemimpin harus miliki karakter, jiwa kritis, komunikatif  dan kreatif. Namun harus dibarengi kompetensi yang kredibel”,  tegas gubernur.

Plt Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bengkulu,  Khairil menyampaikan,  Diklat  seperti ini rutin dilaksanakan setiap tahun, untuk membentuk jiwa kepemimpinan pada ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Diklatpim tingkat III ini, diikuti 40 ASN. Diklatpim tingkat 4 diikuti 40 ASN, dari 36 instansi OPD di Provinsi Bengkulu dan berlangsung dari 18 Februari hingga  21 Juni 2019mendatang. (mc)

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.