Direktur RSUD dr. M. Yunus Minta Maaf

dr. Zulkimaulub Ritonga, Sp. An.

Bengkulu, SM – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah M Yunus Bengkulu (RSUD) dr. M. Yunus Bengkulu, dr. Zulkimaulub Ritonga, Sp. An minta maaf pada keluarga Nanang. Saat ini pihaknya sedang mempelajari kebenaran atas insiden ayahanda  saudara Nanang, yang akhirnya diboyong pulang kerumah.

Menurut dr  Zulkimaulub Ritonga, kekecewaan keluarga pasien, itu hanya  miscommunication saja. Berdasarkan  laporan pihak rumah sakit, pelayanan yang diberikan sudah sesuai standar pelayanan. Hanya saja dirinya menyayangkan hal seperti ini bisa terjadi. Ini tidak baik bagi pihak rumah sakit dan pihak pasien.

Ini  menjawab kekecewaan pihak keluarga Nanang, terhadap pelayanan RSUD M Yunus Bengkulu. Kini memilih merawat ayahandanya dirumah saja. Bahkan sempat bertekad, lebih baik ayahanda mati ditangan keluarga, dari pada ditangan para perawat dirumah sakit.

Zulkimaulub sedikit sesalkan, pihak keluarga pasien melaporkan hal ini ke wartawan. “Padahal di rumah sakitkan  ada beberaopa perangkat yang dapat dilakukan masyarakat, untuk menyampaikan ketidakpuasan terhadap pelayanan pihak kita. Ini dapat dibangun secara berjenjang, termasuk di unit pengaduan masyarakat”, keluhnya.

Seharusnya, setiap keluhan yang ada, laporkan duku kepihak bagian pengaduan masyarakat, agar sampai kepihak manajemen. Apalagi pasien ayahandanya Nanang pulang tanpa konfirmasi. Ini jelas tidak bagus. Harus saling menghargai juga.

“Atas kejadian ini, saya merasa galau. Kedepan diharapkan tidak terjadi lagi hal seperti ini”, kata Zulkimaulub yang berharap pasien ayahandanya Nanang dapat malam ini, Senin (20/11) dapat dihantar kembali ke RSUD M Yunus Bengkulu, untuk mendapatkan perawatan medis.  .

Dilalanya, Keluarga Nanang saat dihubungi enggan dirujuk, dirawat kembali kerumah sakit. Pihak keluarga trauma, dan memilih merawat ayahnya di rumah.(ck)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.