Elektison Somi Tak Objektif

Politisi Partai Hanura/Ketua Panitia Deklarasi, Usin Abdisyah Putra Sembiring . Foto: Bengkuluinteraktif

Bengkulu, SM – Tudingan  pelanggaran yang dilakukan Tim Kampanye Daerah (TKD) Paslon Capres Jokowi-Ma’ruf Amin terus berpolemik, akibat deklarasi di Persada Bung Karno pada 13 Januari 2019. Pernyataan Pengamat Hukum Tata Negara, Elektison Somi blunder.

Politisi Partai Hanura, yang juga Ketua Panitia Deklarasi,  Usin Abdisyah Putra Sembiring bilang, apa yang disampaikan Elektison di beberapa media itu menunjukan sikap yang tidak objektif.

“Persoalannya, pengamat hukum cuma baca norma, bukan baca fakta. Jadi tidak bisa kalau deklarasi itu hanya tekstual saja diartikan. Harus kontekstual pada fakta hukum yang terjadi. Pengamat harus objektif juga dong”, tegas Usin, Kamis, (24/01)

Usin meminta Elektison untuk memahami pengertian umum pasal 1 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Sebelum merujuk pada pasal 275 ayat 1 huruf i UU yang sama, sebaiknya mengerti dulu normatifnya dari ketentuan pasal 1,  agar tidak terjadi salah tafsir yang kemudian merugikan pihak tertentu.

Disebutkan, kampanye Pemilu adalah kegiatan peserta Pemilu atau pihak yang ditunjuk oleh peserta Pemilu,  untuk meyakinkan pemilih dengan menawarkan visi, misi, program dan/atau citra diri peserta Pemilu. Lihat kutipan Pasal 1 Angka 35 UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu

Ditegaskan Usin, “Apakah isi deklarasi berisikan apa yang ada dalam norma yang disebut kampanye? Apakah Elektison dalam menterjemahkan pasal 275 ayat 1 huruf i itu mengetahui apa yang terjadi di acara deklarasi? Misalkan, kami disana berorasi berkenaan dengan visi misi, program kerja dan mengajak memilih Jokowi? Atau kami memaparkan citra diri Jokowi?

Kalau mau objektif, Elektison lihat rekamannya. Lihat fakta dilapangan atau bukti-bukti, baru uji didalam norma Bukan sekedar menjelaskan norma terus menjudge itu adalah kampanye. “Pengamat itu harus menguji fakta ke dalam norma, bukan ngecap” tegas  Usin.(rk)

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.