Enam Orang ‘Pengeroyok’ Mendekam Sel Polres Bengkulu Utara

Pelaku kuyuh saat dikenakan penahanan.

Bengkulu utara, SM-Polres Bengkulu Utara akhirnya menjebloskan enam orang yang diduga pelaku pengeroyokan  di depan Universitas Ratu Samban (Unras). Motif pengeroyokan mengunakan senjata tajam,  karena korban berbadan besar.

Ini dikatakan Kapolres Bengkuliu Utara,  AKBP Anton Setyo Hartanto SIK, MH melalui Kasubag Humas Polres,  AKP Darlan,Jumat  (23/4).

Kronologis kejadian itu terjadi di hari Minggu, tanggal 4 April 2021 lalu.  Kala itu sekira pukul 01.30 WIB,  saat  korban RK  bersama ketiga temannya usai pulang pesta di Dusun Curup.  Para korban menuju pulang ke Gunung Selan, melintas  daerah Kemumu.

Saat tiba  di depan Unras,  korban di serempet dua orang pengguna  sepeda motor.  Kornam sempat jatuh ke arah  trotoar jalan.  Tanpa babibu, korban Rk Lansung d kroyok enam  orang yang diduga pelaku yang tidak di kenalnya. Pelaku tampak  mengunakan senjata tajam.

Menurut salah seorang pelaku inisial  Fz pengeroyokan yang dilakukan, termasuk mengunakan  senjata tajam karena korban RK badannya lebih besar. Karena itu bersama temannya, korbam dihajar.

Penyidik Polres Bengkulu;u Utara  kini telah menyimpan barang bukti berupa pisau berwarna silver  yang di gunakan pelaku FZ dan IF.  Mereka  merupakan warga desa sido luhur Kecamatan Padang Jaya.

Kini mereka mendekap di sela, dan terancam dikenakan pasal 170 ayat (2) ke- 1E subsider 351 ayat (1) KUHP,  dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun penjara. (rls.sp)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.