Girik Cik: Lama Nilainya Tinggi

Ilustrasi net

By: Cik Ben

Seorang penulis  terkenal, Agatha Christie bilang, “ seorang arkeolog adalah suami yang paling baik. Bertambah tua istrinya semakin tertarik ia.

Nah………Bagaimana dengan arkeologi yang ada di Bengkulu?  Tentunya penilaian seyogyanya sama. Pada prinsipnya, manusia itu suka pada hal-hal yang lama. Hal massa lalu. Bila itu merupakan benda, tentunya benda peninggalan zaman dahulu kala. Peninggalan sejarah era lampau. Barang lama besar nilainya, tinggi  harga jualnya. Dibanding barang baru yang tinggi harganya, kecil nilainya.

Pertanyaannya, bagaimana  bila itu barang baru stock lama? Tentu tetap tinggi nilainya, karena merupakan stock lama. Hanya saja nilainya temporer, tak menentu.  Mungkin karena image expired, kadaluarsa. Maaf, ini tidak membahas wilayah ‘Yang Tau di Pulau Biru’.

Disini penulis ingin mengatakan, di Negeri Bengkulu ini banyak yang besar nilainya,  tinggi harga jualnya. Tidak ada yang kadaluarsa di Bengkulu.  Hanya saja barang- barang bernilai dan berharga itu kini banyak hilang. Yang ada tinggal  kini hanya bernama,  tanpa ada pengungkapan makna.

Ideal dan bijaknya adalah, jaga dan rawatlah yang tinggal tersisa itu. “Bila tak mampu menjaga dan merawat yang lama berada, janganlah merubah nama atau makna. Bila itu dilakukan, maka akan terjadi degradasi terhadap sebuah nilai”.

Di Negeri Bengkulu ini misalnya, banyak yang menyaksikan indahnya  Pulau Tikus tampak dari pantai.. Tapi hanya  yang perduli yang tahu, ada ceritera dan sejarah apa di Pulau Tikus itu.

Banyak yang menyaksikan  sisa peninggalan Belanda saat menginjakan kaki di Kabupaten Lebong. Tapi hanya yang perduli yang tahu, mengapa Belanda menetap lama di Negeri Lebong. Begitu pula seterusnya terhadap Benteng Marlborough atau peninggalan situs bersejarah, yang kini keberadaannya hanya tinggal  kenangan.

Meminjam istilah sejarawan Amerika, Bernard Barach bilang “Banyak orang menyaksikan buah apel jatuh dari pohon, tapi hanya Newton yang bertanya mengapa bisa jatuh”.

  • Wartawan Tinggal di Bengkulu
You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.