Gubernur Minta Walikota, Bupati Berdayakan dan Fungsikan Satgas

Langgar Prokes, Bubarkan

Bengkulu, SM- Jelang Hari Raya Idul Fitri,  Gubernur Bengkulu  mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Pelaksanaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442H/2021 dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19  di Provinsi Bengkulu.

Apalagi  Bengkulu  merupakan  wilayah  oranye, dimana boleh berkumpul, namun tetap menerapkan protokol kesehatan. Ini untuk mencegah dan meminimalisir  penyebaran Covid-19.

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah dalam Surat Edarannya,  menegaskan untuk masyarakat Provinsi Bengkulu  dapat pulang  mudik,  tentu dengan menerapkan protokol kesehatan serta menghindari kerumunan. Termasuk  membuat kegiatan yang  akan menimbulkan kerumunan.

Tak hanya itu,  SE Gubernur  Bengkulu   No. 003.2/594/BPBD/2021 juga  menutup sementara loket-loket dikendaraan umum di terminal dan angkutan umum dilarang beroperasi tanggal 12 hingga 16 Mei 2021. Inipun diberlakukan di tempat obyek wisata dengan keberlakuan waktu yang sama.

Guna efektifitas pelaksanaan penerapan disiplin dan penegakan hukum  protokol kesehatan, bupati dan walikota Bengkulu diminta memberdayakan dan memfungsikan Satgas penanganan Covid-19 sampai ketinggat desa, kelurahan.

Satgas pengamanan dan dan penegakan hukum Covid-19, akan membubarkan kerumunan massa yang melanggar protokol kesehatan. (bb)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.