Hadapi Revolusi Industri 4.0 Dengan Ekonomi Kreatif

Seminar Nasional dan Konfrensi Studi Regional Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia, Komisariat Daerah Sumbagsel.

Bengkulu, SM – Otomatisasi sistem produksi dengan memanfaatkan teknologi dan big data atau sering di sebut Revolusi Industri 4.0 sudah era-nya.

Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, Yuliswani saat membuka Seminar Nasional dan Konfrensi Studi Regional Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia, Komisariat Daerah Sumbagsel berharap, akan terjadi perubahan mindset para pemuda,  untuk tidak berpikir dan bercita-cita hanya menjadi pegawai negeri saja.

Ini dikatakan Yuliswanisaat mewakili Gubernur Bengkulu di seminar  yang bertema,  “Meneguhkan peran pemuda, dalam kewirausahaan sebagai penggerak ekonomi kreatif, menghadapi revolusi industry 4.0”.

“Kegiatan ini sangat baik, untuk membangkitkan jiwa kewirausahaan para pemuda di era revolusi industri 4.0. Kami sangat berterima kasih kepada PMKRI, yang telah membantu pemerintah memberikan motivasi dan wawasan bagi generasi muda  dalam mengembangkan ekonomi kreatif”,  kata Yuliswani dihadapan pemateri, pentolan dari market place   blibli.com  suherman soemardi dan artis serta  youtuber Andovi Da Lopez yang sukses berkecimpung di dunia industri kreatif.  Diharapkan nara sumber ini dapat menularkan semangat kewirausahaan kepada para pemuda.

Di era 4.0, generasi muda ditantang kreatif, inovatif, tangguh. Ketika lulus kuliah, tidak sibuk mencari pekerjaan, namun  mampu membuka lapangan kerja bagi jutaan pemuda Indonesia lainnya.

Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Koperasi dan UKM mendukung dan  rutin menggelar workshop,  pelatihan kepada kaum milenial dalam pengembangan wirausaha di Provinsi Bengkulu.  Masyarakat juga diberikan kesempatan, untuk menambah keterampilan hidup melalui Balai Latihan Kerja, yang lulusannya siap kerja atau berwirausaha. (mc/ck)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.