Hasil Panen Jagung di Bengkulu Selatan Menurun

Panen jagung di Kecamatan Tanjung Mulya, Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Bengkulu Selatan, SM  – Pelaksana Tugas Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi mengakui dalam beberapa tahun terakhir,  produksi jagung di Bengkulu Selatan menurun. Pemerintah kabupaten  bersama  instansi terkait lainnya, terus  berusaha meningkatkan produksi jagung.

“Produksi jagung di Bengkulu Selatan setiap tahunnya menurun. Sebelumnya dari 3000 Ton menjadi 700 hingga 500 Ton.  Untuk itu,  kita melakukan upaya agar produksi ini meningkat. Alhamdulillah,  lahan tanaman jagung ini telah sampai kota. Saya minta petani jagung jangan malas lagi,  karena bupatinya semangat, gubernurnya semangat. Masa petaninya malas”, ujarnya.

Menurunnya produksi jagung diakibatkan berbagai faktor. Salah satunya penyebab rusaknya tanaman jagung, karena sapi  ternak masyarakat. Masyarakat yang memiliki hewan ternak sapi, hendaknya  dapat mengkandangkan sapinya. Tidak membiarkan sapi tersebut berkeliaran.

“Saya minta yang dikandangi itu ternaknya, bukan tanamannya”,  jelas  Gusnan yang telah berkoordiansi dengan aparat kepolisian dan Pamong Praja,  untuk menindak tegas warga yang membiarkan ternaknya hingga merusak tanaman warga.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah beserta rombongan dalam unjungan kerjanya di Bengkulu Selatan, ikuti panen Jagung, di Kelurahan Tanjung Mulya, Kecamatan Pasar Manna, Bengkulu Selatan, pada Sabtu, (09/03).  Danrem 041/ Gamas Bengkulu pun ikut berpartisipasi..

Gubernur  Rohidin menyambut baik upaya Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan,  dalam upaya meningkatkan produksi jagung,.  Karena produksi jagung dapat mendongkrak perekonomian masyarakat.  “Saya sangat senang jika diundang panen. Menanam jagung ini sangat menguntungkan dalam mendongkrak perekonomian. Saya mengapresiasi upaya Pemkab Bengkulu Selatan mendongkrak produksi jagung”,  suport Gubernur Rohidin. (mc)

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.