Hukum Mecci (Jima’) Pada Siang Bulan Ramadhan

"Berapa banyak manusia yang masih hidup dalam kelalaian, sedangkan kain kafan sedang di tenun" (Imam Syafi'i)

Pertanyaan ini mungkin  acap kali terbetik  di benak kita.  Ada pula  bila melakukan hal itu, khususnya pengantin baru, maka kalimat khilaflah yang  mengajdi alasan. Bagaimanakan hal ini menurut Syariat Islam?

Ternyata, diharamkan melakukan mecci (Jima’/bersegama) pada siang Ramadhan. Siapa yang melanggarnya harus meng-qadha dan membayar denda berat (kaffarah mughallazhah) yaitu membebaskan hamba sahaya. Jika tidak mendapatkan, maka puasa selama dua bulan berturut-turut: jika tidak mampu, maka memberi makan 60 orang miskin. Jika tidak punya, maka bebaslah ia dar kaffarah itu.

Firman Allah Ta’ala: “Allah tidak membebani seeorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya…(Al-Baqarah:285)

Ingat, 10 Hal Membatalkan Puasa

  1. Makan dan minum dengan sengaja. Jika dilakukan karena lupa maka tidak batal puasanya.
  2. Jima’
  3. Memasukan makanan ke dalam perut. Termasuk transfusi darah.
  4. Mengeluarkan mani dalam keadaan terjaga karena onani, bersentuhan, ciuman atau sebab lainnya dengan sengaja. Bila mimpi tidak membatalkan puasa.
  5. Keluarnya darah haid dan nifas
  6. Sengaja muntah
  7. Murtad dari Islam

“..Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan.” (Al-An’aam:88).

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.