IPEMI Berikan Kontribusi Kemandirian Perekonomian dan Kesejahteraan Umat

Pengukuhan IPEMI, di Gedung Daerah, Balai Raya Semarak Bengkulu (16/3).

Bengkulu, SM – “Islam hadir dalam usaha. Hal tersebut sangat bagus,  karena ajaran Islam bukan hanya soal keagamaan, namun bisnis/usaha juga diajarkan dalam Islam”.

Itu dikatakan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah,  usai pengukuhan  Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia   (IPEMI) Bengkulu oleh  Ketua Umum IPEMI, Inggrid Kansil di Gedung Daerah, Balai Raya Semarak Bengkulu (16/3).

Gubernur Rohidin mengapresiasi kehadiran IPEMI bagi pengusaha muslimah, yang sekarang semakin berkembang. Disini Islam bukan hanya semata hadir dalam ritual keagamaan, namun sudah sampai ranah bisnis/usaha, katanya di depan Ketua DPW IPEMI Bengkulu, Linda Emilia Kosasi.

Dalam berbisnis contohlah Nabi Muhammad SAW. Beliau selalu mengedepankan sikap jujur, ikhlas, dan profesional. Keberhasilan pasti akan hadir, jika hal itu dijalankan. Muslimah menjadi panutan berbisnis Islami. “Sejak berabad lalu, Nabi sudah mencontohkan cara berdagang yang benar menurut Islam. Jika kita mengikuti caranya, pasti usaha kita akan ikut sukses seperti beliau”, papar Gubernur Rohidin.

Ketua umum IPEMI, Inggrid Kansil dalam sambutannya sempat memaparkan soal organisasi IPEMI yang berdiri sejak  Tahun 2015 lalu. Tujuannya, untuk   meningkatkan peran dan kontribusi pengusaha muslimah, dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Hadirnya IPEMI, diharapkan memberikan kontribusi bagi kemandirian perekonomian dan peningkatan kesejahteraan umat, khususnya kalangan muslimah yang berkepribadian Indonesia serta berakhlakul karimah”, jelas  Inggrid sembari mengatakan   IPEMI punya cabang di Malaysia, Thailand, USA, dan Turki.

Pengembangan itu  merupakan wujud dari pengembangan organisasi,  sekaligus untuk ikut aktif berpartisipasi dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan mengembangkan produk dalam negeri.  “Cabang di luar negeri hadir, agar produk-produk yang dihasilkan pengusaha muslimah Indonesia, dapat merambah pasar Internasional yang cukup potensial”.

Linda Emilia Kosasi juga mengakui, keberadaan IPEMI sangat bermanfaat dan menjadi wadah untuk melakukan sinergi dan pengembangan jaringan usaha. IPEMI Bengkulu juga telah meluncurkan Gerakan Muslimah Bersyar’i beberapa saat lalu. Harapnya akan menjadi pelopor kehidupan damai dan tentram.

“IPEMI hadir untuk menghadapi daya saing usaha dalam tantangan ekonomi global. Gerakan tutup aurat sedunia,  telah diluncurkan untuk mengurangi tingkat kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak”, katanya. (mc)

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.