IPK Bengkulu Peringkat IV Rata-rata Angka Nasional

Bengkulu, SM – Pemerintahan Guberur Rohidin Mersyah, konsen pada  pembangunan dan  pembenahan insfrastruktur,  Salain  perhatian yang baik dalam memajukan kebudayaan daerah.

Realitasnyanya, Provinsi Bengkulu menempati peringkat ke-IV nasional,  Indek Pembangunan Pemajuan Kebudayaan (IPK), pada peluncuran IPK di Istora Senayan, Jakarta (10/10/2019).  “Alhamdulilah Indek Pembangunan Pemajuan Kebudayaan Bengkulu menempati posisi ke empat, dengan angka 59,95 dan mengungguli angka rata-rata nasional, yang hanya 53,74. Selisih tipis dengan Jawa Tengah, yang menempati peringkat ke tiga, dengan angka 60,05”,  ujar Gubernur Rohidin.

Capaian ini, Gubernur  Rohidin mengajak masyarakat Bengkulu bersama-sama menjaga kearifan local. Salah satunya melalui berbagai event yang rutin diselenggarakan pemerintah daerah.

Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, event dengan berbagai konten kearifan local, selalu dikemas dengan apik. Tak tanggung-tanggung, beberapa event unggulan daerah secara konsisten masuk dalam top event nasional. Kebudayaan kata gubernur, adalah salah satu roh kelangsungan hidup bangsa, Kearifan lokal adalah identitas kita sebagai bangsa.

Arakan dalam apresiasi kebudayaan Provinsi Bengkulu.

“Bengkulu Berbudaya, harus kita jaga bersama. Bukan anti terhadap modernitas, mari bersama wujudkan Bengkulu yang modern, tapi tetap mencintai dan melestarikan budaya yang kita miliki”,  ujar DR H Rohidin Mersyah, sembari berharap Indek Pembangunan Pemajuan Kebudayaan Bengkulu naik peringkat di kesempatan berikutnya.

Indek Pembangunan Pemajuan Kebudayaan merupakan suatu instrument, yang disusun bersama antara Kemendikbud, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Itu  untuk mengukur capaian pembangunan kebudayaan, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Terdapat 31 indikator penyusun indeks, yang dirangkum dalam tujuh dimensi pengukuran, yaitu sektor ekonomi budaya, pendidikan, ketahanan sosial budaya, warisan budaya, ekspresi budaya, budaya literasi, dan gender.

Peringkat 10 besar, Indek Pembangunan Pemajuan Kebudayaan tahun 2018 yaitu:

  1. DI. Yogyakarta (73,79)
  2. Bali (65,39)
  3. Jawa Tengah (60,05)
  4. Bengkulu (59,95)
  5. Nusa Tenggara Barat (59,92)
  6. Kepulauan Riau (58,83)
  7. Riau (57,47)
  8. Jawa Timur (56,66)
  9. Sulawesi Utara (56,02)
  10. DKI Jakarta (54,67)
You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.