Kawasan Ekonomi Khusus Pulau Baai, Dorong Perekonomian Bengkulu

Gubernur Bengkulu saat memantau kawasan Pelabuhan Pulau Baiai.

Bengkulu, SM – Penyelesaian syarat internal pelabuhan Pulau Baai oleh PT Pelindo II,  sebagai pemerkarsa agar bisa cepat diselesaikan. Mengingat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ini berdampak besar pada perekonomian Provinsi Bengkulu.

Pemerintah Provinsi Bengkulu akan terus mendorong perecepatan itu. Ini dikatakan  Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah saat  meninjau beberapa lokasi di Pelabuhaan Pulau Baai , guna  memastikan KEK itu bisa direalisasikan.  “Sekarang posisinya di Pelindo yang mengusulkan KEK”, jelas Gubernur Rohidin, usai meninjau pada Jum’at (18/01).

Syarat yang belum dirampungkan oleh PT Pelindo II Bengkulu ke Pelindo Pusat, soal komitmen pembangun infrastruktur KEK dan komitmen 30 persen investasi. Yang terpenting, surat jaminan yang harus dibuat oleh PT Pelindo sebagai dasar penetapan KEK oleh Kementerian Perekonomian RI.

“Surat jaminan itu yang jadikan dasar penetapan KEK. Jadi kita masih menunggu”, katanya sembari menjelaskan  syarat KEK, yang rencananya akan di lauching langsung oleh Presiden RI.

Pelepasan lahan Pelindo ke kampung nelayan jelas gubernur,  juga tinggal menunggu selangkah lagi. Saat ini, Pemerintah Provinisi  juga menunggu surat pernyataan pelepasan lahan itu oleh pihak Pelindo.  “Ini juga masih kita tunggu”, jelas gubernur.

Gubernur  memastikan,  penghibahaan lahan itu tetap akan dilakukan. Sebab, persetujuan dan Kementerian BUMN sudah didapatkan. Termasuk pengukuran tanah yang dilakukan oleh Badan Pertanahaan Nasional (BPN).

“Kalau semua sudah, sertifikat akan segara dikeluarkan dan kita serahkan kepada warga Kampung Nelayan Pulau Baai”, tegasya. (mc).

 

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.