Kebocoran PAD Provinsi Bengkulu Akan Dikaji

Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah.

Bengkulu, SM –Indikasi kebocoran pajak penyaluran BBM yang masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Bengkulu, akan dilakukan pengkajian khusus.

Ini dikatakan  Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah. Apalagi jelang Pemerintah Provinsi Bengkulu akan mengoptimalkan PAD. Tarif Pajak BBM rencananya akan dinaikkan Tahun  2019 nanti, dibanding selama ini hanya sebesar 5 persen.

Kebijakan ini juga merujuk pada sebagian besar Provinsi di Indonesia yang  telah menaikkan Tarif Pajak BBM hingga 10 persen.

“Dengan perubahan Tarif Pajak BBM yang akan kita kerjakan di 2019, jelas akan meningkatkan PAD kita dari sektor pajak. Membenahi sektor migas ini,  luar biasa pengaruhnya. Tidak hanya meningkatkan PAD,  namun juga memberikan kepastian kepada masyarakat dalam mendapatkan BBM”,  jelas  Rohidin Mersyah.

Kepala BPH Migas,  Fanshurullah menyatakan,  pihaknya mendukung penuh. Hal ini jelas akan semakin memperketat pengawasan atas penyelewengan penyaluran BBM yang selama ini banyak dilakukan pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Dengan demikian,  adanya tindak penyelewengan juga bisa diminimalisir dan pasti PAD Provinsi Bengkulu meningkat”, jelasnya. (MC)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.