Kendaraan Wartawan RMOLBengkulu Terbakar atau Dibakar?

Kondisi kendaraan usai dipadamkan.

Lebong, SM – Momok akan teror terhadap wartawan kembali dirasakkan. Kali ini Alexander,  wartawan RMOLBengkulu.com  Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu merasa terancam, sekira pukul 03.00 WIB, Jumat (14/06).

Kendaraan merek Ayla,   BD 1598 H,  yang biasa digunakan saat meliput berita itu,  gosong  di kiri areal lampu depan kendaraan. Lokasi kejadian dirumah korban,  di Desa Pelabuhan, Kecamatan Bingin Kuning Kabupaten Lebong.  Api berkobar  seira pukul 03.02 WIB. Ada dugaan kendaraan dibakar orang.  Indikasi itu terungkap, dengan ditemukannya pampers beraroma bengsin di sekitar kendaraan.

Untung saja  saja ada salah seorang warga setempat yang melintas, melihat kobaran api. Segera ia meminta bantuan warga  sekitar dan korban Alekpun tersentak bangun memadamkan api.

Wartawan Alek sendiri selama ini dikenal merupakan sosok wartawan yang sering mengungkap berita fakta di wilayah Kabupaten Lebong.

Kejadian yang bila ini benar merupakan teror bagi wartawan,  artinya menambah daftar wartawan yang merupakan salah satu pilar demokrasi ini, dalam bayang-bayang momok  menakutkan.  Memang, awalnya warga dan korban sendiri mengira, api timbul akibat konsleting pada  pengapian pada kendaraan.

Perkiraan itu pupus usai melihat apa yang ditemukan diseitar kendaraan. Apalagi saat pintu kap kendaraan dibuka,  warga tidak menemukan indikasi kepulan asap atau kebaaran.

“Alhamdulillah ada warga yang cepat melihat dan berteriak, memanggil warga lainnya. Kalau tidak, mungkin bukan saja mobil. Rumah orang tua saya juga ikut ludes terbakar”, kata korban.

Ini kejadian ini segera di laporkan pada Polres Lebong, guna mengungkap fakta  terbakarnya kendaraan korban Alex tersebut.  “Melihat adanya sisa indikasi berbentuk pampers beraroma pertalite,  memang menguatkan unsur sengaja dibakar. Tapi saya tidak mau berspekulasi, karena saya sudah serahkan ke penyidik Polres Lebong”,  ujar  Alex.

Korban Alex juga menjelaskan, setahunya dirinya tidak pernah ada masalah pada siapapun, termasuk keluarganya. Dirinya hanya melakukan pekerjaannya sebagai wartawan dan menulis apa adanya sesuai kode etik jurnalistik.

Kapolres Lebong AKBP Andree Ghama Putra SH SIK melalui Kasat Iptu Teguh Ari Aji SIK,  membenarkan adanya laporan dari korban Alexander, soal terbakarnya mobilnya yang terparkir di depan rumah milik keluarga korban. Semua keterangan, termasuk saksi-saksi yang yang melihat kejadian pertama kali akan diminta keterangan pendukung.

“Laporan sudah kita terima dan tim penyidik sudah lakukan olah TKP, mencari data pelengkap terkait kejadian tersebut”, ujar Kasat. (ck)

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.