Kesempatan Gubernur Bengkulu Menyematkan Pin Kagama, Itu Kehormatan

ubernur Rohidin mendapat penghargaan dan kehormatan untuk menyematkan Pin Kagama.

Yogyakarta, SM –Peran perguruan tinggi terhadap para alumni sangat penting. Paling tidak, memfasilitasi para alumni untuk bertemu dan i terjadi interaksi yang kondusif. Alumni yang sudah sukses dapat membantu alumni yang belum sukses. Biasanya antar alumni ada keterikatan emosional yang tinggi dalam membantu mensuseskan alumni lainnya dam memberikan  kontribusi materi dan immateri.

Paling tidak itulah urgensinya  Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah selalu aktif diantara rekan sealumni  Universitas Gaja Mada yang kini   banyak  menjadi orang sukses. Apalagi  para Rabu (21/8), guber Rohidin mendapat kesempatan spesial menyematkan Pin Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) kepada lulusan terbaik Program Diploma dan Sarjana Periode IV,  Tahun Akademik  2018/2019, UGM Yogyakarta.

Bersama Rektor UGM dan AkademisiPenyematan pin  sebagai tanda yang bersangkutan resmi menjadi alumni baru, yang tergabung dalam Kagama. Prosesi wisuda itu digelar di Auditorium GSP UGM. Kehadiran Gubernur rohidin di Kampus UGM, sempat memngingat saat masih masih menjadi mahasiswa. Saat itu Tahun 1995, , Ketua Pengurus Daerah  Kagama Provinsi Bengkulu ini,  mendapat  lulusan terbaik.

Kali ini peristiwa mengharukan itu tampak dimatanya kembali.  Kampunya kini  mewisuda dan meluluskan 3.755 lulusan sarjana dan diploma. Dengan jumlah sebanyak itu, prosesi wisuda dilaksanakan selama dua hari. Tanggal  21-22 Agustus di Graha Sabha Pramana UGM. Untuk hari pertama, sebanyak 1.867 lulusan yang diwisuda dengan rincian 1.276 lulusan sarjana dan 591 diploma.

Bersama Mahasiswa lulusan terbaik UGM usai penyematan Pin.

Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng. , dalam sambutannya mengatakan,  tema “SDM Unggul, Indonesia Maju” yang diusung dalam peringatan HUT RI tahun ini, mengandung makna pembangunan SDM yang unggul menjadi kunci keberhasilan dan kesuksesan Indonesia di masa depan.  Sebab, SDM yang unggul di segala bidang,  diharapkan bangsa Indonesia,  dapat bersaing secara global di era industri 4.0.

Menurut Rektor, UGM  dihadapan  Mensesneg Pratikno, yang juga Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Univesitas Gadjah Mada Yogyakarta, sebagai pengemban mandat pendidikan nasional, diharuskan terus melakukan inovasi dalam proses belajar mengajar serta kurikulum yang relevan dengan perkembangan zaman. Hal itu dilakukan untuk mencetak lulusan-lulusan berkualitas,  yang mampu menggunakan ilmu mereka dalam rangka  menyelesaikan problem yang ada di tengah masyarakat,  membuat perubahan yang berarti. (mc/ck)

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.