Kopi Bengkulu Diperkenalkan Badan Penghubung

Saat Ngopi Bareng di Jakarta.

Jakarta, SM – Kopi Bengkulu kembali di populerkan via  Badan Penghubung Provinsi Bengkulu,  dengan membentuk Bencoolen Rider dan Bencoolen Coffee Mobil di Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Ini dilakukan sebagai strategi, memperkenalkan kopi Bengkulu pada masyarakat Indonesia dan mancanegara. “Salah satu fungsi Badan Penghubung adalah memperkenalkan protensi dan produk unggulan daerah di tingkat nasional dan internasional”,  ujar  Kepala Badan Penghubung di acara Ngopi Bareng, The Bencoolen Rider dengan Gubernur Bengkulu, Rabu  (6/2) yang dihadiri Komite Penyelaras TIK yang juga Wakil Ketua tim Koordinasi Kopi Bengkulu, Dedi Yudianto.

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengungkapkan,  potensi dan strategi pengembangan kopi Bengkulu yang ada saat ini. “Secara nasional, produksi kopi Bengkulu menempati urutan ketiga. Pada peta kopi Sumatera, dikenal segitiga kopi, yaitu Bengkulu, Lampung dan Sumatera Selatan. Artinya,  Bengkulu memiliki potensi kopi yang menjanjikan”,  kata  Rohidin Mersyah.

Provinsi Bengkulu  papar Rohidin,  nemiliki sekitar 72 ribu ton pertahun,  dengan 34 hingga 36 kepala keluarga yang bergerak di sektor itu. Hanya saja, posisi sekarang ada sekitar 34 ribu hektar ladang yang berada di kawasan hutan lindung.  “Melihat potenai dan problem tersebut, pemerintah daerah telah melakukan langkah-langkah strategis, agar kopi Bengkulu benar-benat mampu menggerakkan ekonomi masyarakat”,  jelasnya.

Diteruskan Rohidin, langkah yang sedang dilakukan pemerintah daerah,  pertama  persoalan status lahan kebun rakyat harus segera diselesaikan, “mumpung sekarang lagi ada program reforma agraria. Kedua, lindungi  merknya. Daftarkan indikasi giografisnya.

“Alhamdulilah,  Kepahiang dan Curup sudah kita dapatkan. Ketiga,  buka pabriknya dan buka pintu ekspornya, Ke empat lakukan promosi seperti yang kita lakukan saat ini”,  jelas  Rohidin. (mc)

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.