Laporan ke Bareskrim Untuk Provinsi Bengkulu Bertambah

Deno Marlandone.

Jakarta, SM – Presiden LEKRA, Deno Marlandone usai memenuhi pangilan  Dit Tipidkor Bareskrim Mabes Polri, Kamis (31/1/2019), sekira pukul 11.00 WIB.

Deno memenuhi panggilan Dit Tipidkor Bareskrim, atas laporan sebelumnya, atas dugaan penyalahgunaan wewenang oleh Gubernur Bengkulu,  Rohidin Mersyah. Pada kesempatan ini, Deno menambah empat  laporan atas dugaan tindak pidana korupsi di Provinsi  Bengkulu.

“Empat laporan dugaan tindak pidana korupsi kita laporkan. Ada kasus korupsi dari Kabupaten Bengkulu Tengah, Kepahiang, Bengkulu Utara dan dugaan korupsi dana hibah beasiswa Pemkab Bengkulu Utara, untuk mahasiswa Universitas Ratu Samban atas nama Yayasan Ratu Samban Argamakmur”, jelas  Deno.

Kedatangan Deno di Bareskrim itu, atas panggilan Dit Tipikor Bareskrim Polri. “Saya memenuhi panggilan Bareskrim berdasarkan SPHP tanggal 18 Januari 2019.  Kali ini saya membawa bukti pendukung tambahan, terkait materi laporan. Saya berterimakasih kepada Dit Tipidkor Bareskrim yang merespon cepat laporan LSM LEKRA. Semoga penyidik nantinya dapat membuktikan adanya tindakan melawan hukum sebagaimana yang kita duga”,  harap  Deno usai memenuhi pemeriksaan dan penyerahan bukti tambahan kepada Dit Tipidkor Bareskrim.

Deno apresiasi pada pihak  Polri,  atas sigapnya menanggapi  laporan dari masyarakat. Deno  berharap,  penyidik secepatnya memanggil para saksi dan terlapor,  untuk dimintai keterangan.  Sehingga kasus tersebut terungkap dan terpapar  jelas kepada publik.

LSM LEKRA sebelumnya melaporkan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah ke Bareskrim Polri, atas laporan dugaan penyalahgunaan wewenang pada upah pungut pajak dan retribusi di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Provinsi Bengkulu,  Tahun 2017 – 2018 lalu.  Pihak Pemerintah Provinsi Bengkulu menyikapi laporan itu, sempat  membantah adanya penyalahgunaan wewenang, dalam penerbitan SK Nomor P.343.BPKD Tahun 2017 dan SWK Nomor A.271. BPKD Tahun 2018. (rls)

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.