Local Wisdom Prasyarat Membangun Provinsi Bengkulu

Gubernur Rohidin MErsyah paparkan pentingnya kearifan lokal bagi pembamgunan.

Bengkulu, SM – Kearifan lokal (Local wisdom) merupakan prasyarat dasar Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk melanjutkan pembangunan  yang  berkelanjutan.

Ini ditegaskan Gubernur Provinsi Bengkulu, Rohidin Mersyah yang notabene baru delaban bulan defenitif sebagai gubernur. Pemahaman tentang kearifan lokal dalam pencegahan konflik ini sangat baik di sosialisasikan. Dengan situasi aman, damai dan harmonilah menjadi prasyarat dasar,  agar pembangunan di Provinsi Bengkulu ini  dapat berjalan dengan baik serta berkelanjutan.

“Ini menjadi modal kita dalam melaksanakan pembangunan di Provinsi Bengkulu berjalan dengan baik”,  jelas  Gubernur Rohidin saat pembukaan sosialisasi  salah satu aula hotel di Kota Bengkulu, Selasa (06/08/2019), yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bengkulu.

Sekecil apapun potensi konflik di daerah,  kalau diselesaikan dengan pendekatan adat atau pendekatan kearifan lokal akan sangat produktif.

“Jangan sampai persoalan yang kecil menjadi rumit dan kompleks,  hanya karena miskomunikasi dan pemahaman yang berbeda”.

Gubernur Rohidin berharap,  posisi Badan Musyawarah Adat (BMA) dapat menjadi mitra pemerintah yang sangat strategis,  untuk bersama menjaga harmonisasi masyarakat Provinsi Bengkulu. BMA diminta memastikan programnya, untuk sembilan kabupaten dan satu  kota. Ini perlu sinergisitas BMA yang ada.

“Jangan salah nanti menterjemahkan BMA Provinsi, seolah-olah itu BMA Kota Bengkulu”, tegas Gubernur Bengkulu.

Badan Kesbanpol Provinsi, diharapkan dapat memberikan pembinaan tekhnis terhadap BMA. Sehingga BMA Provinsi dapat menjadi orang tua bagi BMA kabupaten dan kota. “Harmonisasi adat budaya Se-Provinsi Bengkulu ini dapat memperkuat khasanah budaya yang ada”, ungkap Gubenur Rohidin.

 

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.