Massa Berkumpul, Desak Pemerintah Sahkan RUU PKS

Aksi desak pemerintah sahkan RUU PKS.

Bengkulu, SM – Puluhan massa berkumpul di Taman Berkas Kota Bengkulu,Jumat (9/3) lalu,  mendesak pemerintah segera mengesahkan Rancangan Undang Undangan (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS).

Aksi yang diikuti  DEMA IAIN, BEM UNIVED, HIMA PTIK UNIVED,BEM POLTEKES,BEM UNIB, cahaya perempuan, MAMPU, FOSSIL FREE, XGO,FPMB, dan IMM ini,  bertepatan pada peringatan Hari Perempuan Sedunia,  pada 8 Maret 2019.

Para aktivis perempuan di Provinsi Bengkulu ini mengelar aksi, menindaklanjuti roadshow yang diadakan di lima kampus di Kota Bengkulu,  yakni Unib, Dahasen, IAIN poltekes, dan Universitas Muhammadiyah Bengkulu.  Puncak aksi Aksi dan deklarasi itu  juga diisi rangkaian puisi dan teatrikal,  termasuk penandatanganan petisi dukungan pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan  (PKS).

Koordinator aksi Forum Perempuan Muda Provinsi Bengkulu, Lica Veronika mengatakan, “Sudah saatnya anak muda gerak bersama dan terus bicara untuk mendesak penghapusan kekerasan seksual”, tegasnya.

Aksi  seperti ini  rutin dilakukan tiap tahunnya,  untuk menyuarakan hak perempuan, yang selama ini dinilai belum terpenuhi secara maksimal. “Kita mendorong agar segera disahkan RUU PKS, sebagai landasan untuk memastikan hak-hak perempuan korban kekerasan seksual terpenuhi”,  tegas Lica.

Kasus kekerasan terhadap perempuan di Bengkulu, saban hari kian meningkat. Sehingga dibutuhkan peran semua pihak. Masyarakat diminta  agar saling peduli dengan lingkungan sekitar .

“Harapannya,  kita mulai dari generasi muda semuanya, agar berani berbicara dan melaporkan,  apabila itu terjadi pada mereka atau orang terdekatnya. Sehingga kekerasan terhadap perempuan bisa diminimalisirkan”, harap Lica yang sangat berharap disahkannya RUU PKS, karena  kasus selama ini banyak mengalami kendala, lantaran regulasi yang belum sepenuhnya memihak kepada korban. (kvin)

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.