Menuju Provinsi Bengkulu Clean and Good Government

Bengkulu, SM- Gubernur Bengkulu, DR Rohidin Mersyah mengatakan, untuk memerangi segala bentuk tindak pidana Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN), khususnya di lingkungan pemerintah, jadi hal mutlak dilakukan. Ini untuk  menciptakan pemerintahan yang clean and good government.

Penegasan itu dikatakan gubernur, usai memberikan sambutan pada Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)  Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Bengkulu, di ruang pertemuan salah satu Hotel di kawasan Padang Jati Kota Bengkulu, Rabu (09/06).

“Sebelumnya, sudah beberapa  institusi yang ada di Bengkulu, termasuk kejaksaan, BPS juga ada beberapa perguruan tinggi yang sudah melaunching pencanangan zona integritas ini”.

Pencanangan WBK dan WBBM seperti di tubuh organisasi BPOM Bengkulu ini, sudah menjadi keharusan di tengah kemajuan teknologi dan keterbukaan informasi publik saat ini. Komitmen berintegritas bersama seluruh jajaran BPOM, juga termasuk instansi lainnya harus ditanamkan betul, sebagai upaya memerangi korupsi.

Gubernur Rohidin menyambut baik hal ini,  karena pada akhirnya nanti kita berharap pelayanan publik di Bengkulu makin baik.

Inspektur  Utama BPOM RI,  RR Maya Gustina Andarini juga menjelaskan, dukungan dari semua pihak, terutama Pemprov Bengkulu dan masyarakat jelas dibutuhkan. Ini  dalam mewujudkan zona integritas WBK dan WBBM BPOM di Provinsi Bengkulu ini.

“Artinya, dukungan semua pihak kami perlukan dan juga masukannya kami tunggu. Sehingga, apakah betul BPOM di Bengkulu sudah melakukan tugasnya dengan baik, tidak ada gratifikasi dan melayani dengan bersih”. (rls)

 

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.