Patung Kuda Raib?

Wawali Bengkulu (peci hitam) kaget soal keberadaan patung kuda Simpang LIma Ratu Samban.

Bengkulu, SM –  Patung  Kuda di Simpang Lima Ratu Samban Bengkulu Kota, tidak dipugar atau diturunkan oleh pihak Pemerintah Kota Bengkulu. Keberadaan tugu berpatung kuda Itu merupakan aset Pemerintah Kota Bengkulu.

Hal ini ditegasan Wakil Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menjawab pertanyaan masyarakat soal keberadaan patung kuda yang merupakan aset negara itu.  Keberadaan patung itu penting, karena ini merupakan masalah serius, karena menyangkut aset negara”.

“Pemkot tidak pernah menurunkannya. Tiba tiba terdengar bahwa patung kuda sudah tidak ada lagi. Pemkotpun belum mengetahui dimana keberadaan patung kuda tersebut”, jelas  Wakil Walikota Bengkulu, Sabtu (10/8/2019).

Wawali mengapresiasi kebijakan Pemerintah Provinsi Bengkulu, untuk menempatkan monumen Fatmawati, mengantikan patung kota yang kini masih belum diketahui keberadaannya.

Memang sebelumnya, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah sempat  mengirim surat ke Wali Kota Bengkulu,  Helmi Hasan soal rencana pembangunan monumen Ibu Fatmawati itu.

“Melalui surat tersebut, bapak Walikota Helmi Hasan menegaskan,  jika pembangunan patung Fatmawati tersebut program Pemprov Bengkulu. Karena ini program gubernur,  yang merupakan pimpinan tertinggi di daerah.  Pemkot Bengkulu siap mendukung”, jelasnya yang mengaku memang sempat beberapa kali pernah mengikuti rapat dengan pihak Yayasan Fatmawati, terkait rencana pembangunan monumen Ibu Fatmawati.(mc/ck)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.