Pekik Merdeka, Iringi Kirab Bendera Merah Putih

Sang Saka Merah Putih di gerek pada tempat pertama kali di Bengkulu

Bengkulu, SM – Pemerintah Provinsi Bengkulu  mengingatkan kembali masyarakat, akan peran Ibu Agung Fatmawati Soekarno dalam jasanya atas bangsa dan negara ini.  Sosok Ibu negara yang bersahaja,  pahlawan nasional yang merupakan  putri Bengkulu.

Kirab Bendera Sang Saka Merah Putih di gelar,  memadati jalan protokol Kota Bengkulu. Para komunitassepeda otel, ‘CARANO’ ikut ambil peran, mengiringi  atraksi  dramband para pelajar SMK dan SMA Kota Bengkulu.

Para Pelajar antusias.
Paara pelajar Sekolah Dasar.

“Merdeka…..Merdeka..Merdeka…”, pekik para remaja dan orang tua, bersahut-sahutan sepanjang jalan Kelurahan Penurunan, Kampunya Ibu Fatmawati Soekarno  hingga Kantor Pos bersejarah peninggalan Ingris di Kampung Cina Kota Bengkulu, Sabtu (17/08/2019). Di Kantor Pos inilah digelar  pengerekan Bendera Merah Putih, seperti yang dilakukan pada 17 Agustus 1945 silam.

Cara ikuti para veteran pejuang yang di dampingi Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Kapolda, Danrem, Sesdaprov dan para petinggi Provinsi Bengkulu  laimya, yang melaksanakan upacara dengan hikmat, pada tempat yang bersejarah ini.

Candaan Gubernur hormati veteran pejuang.

Usai pelaksanaan pengerekan benderah pusaka Merah Putih, tampak Gubernur Rohidin berterima kasih pada para veteran sebagaimana anak dengan kedua orang tuanya.

Salah seorang veteran pejuang sempat menuturkan, kalau dirinya merasa tidak enak kursi rodanya di bantu dorong oleh gubernur. “Datuk mintamaaf yo, kalau bapak gub litak”, katanya.

Hal ini membuat  Gubernur Rohidin tersenyum, sembari memberikan candaan. “Idak apo-apo Tuk (Kakek-red). Masih mending aku yang dorong kursi datuk. Bagaimano kalu akuyang duduk datuk yang dorong tadi”, canda gubernur, membuat para veteran lainnya tertawa.

Beberapa sumber sejarah menyebutkan, di Kantor pos pusat yang di bangun kolonial Inggris Tahun 1817   inilah merah putih pertama ali berkibar.  Saat itu masyarakat berkumpul di Padang Gereja yang kini menjadi Lapangan Merdeka sembari besuka cita berteriak kata merdeka. (ck)

Paskibraka menuju Kantor Pos. Tampak sejarawan Agus ikut berbaris.
Gubernur Rohidin bangkitkan daya juang veteran yang kurang sehat.
Tempat bersejarah. Upaya gubernur tingkatkan kesadaran akan patriotisme.
You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.