Pembayaran Insentif Nakes Penanganan Covid-19 Sesuai Permen

Sinergi Tiga Kementerian

Nakes segera terima insentif.

Bengkulu, SM-Pembayaran insentif Nakes Penanganan Covid-19, dilaksanakan lebih transparan, akuntabel dan tak terkalahkan terhadap kondisi keuangan daerah.

Ini hasil sinergi tiga lembaga kementerian, yaitu Kemenkes RI, Kemenkeu RI, dan Kemendagri RI yang mengeluarkan kebijakan strategis Tahun 2021, terkait pembayaran insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) yang terkait dengan kasus Covid-19.

Ini dijelaskan Plt. Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Supran,, usai mengikuti Webinar Sinergi Kebijakan Insentif Nakes Penanganan Covid-19 Tahun Anggaran 2021, di Ruang VIP Pola Pemprov Bengkulu (05/04).

Terkait dengan kebijakan itu jelas Supran, Pemprov Bengkulu melalui Dinas Kesehatan Provinsi berupaya semaksimal mungkin menindaklanjuti hal ini. “Jadi bagaimana insentif pembayaran tenaga kesehatan lebih baik dari tahun 2020. Tentunya baru dan Peraturan Menterinya sudah keluar. Kami akan mempedomani aturan itu. Kemudian setelah hasil DPA refocusing telah kami terima, maka akan sesuai aturan yang berlaku”.

Dirut RSUD M Yunus Bengkulu Zulki Maulub Ritonga menimpali, di tingkat bawah seperti tim verifikator atau keuangan yang ada di rumah sakit, akan segera melaksanakan pembayaran insentif tersebut. Baik dari rumah sakit provinsi, kabupaten-kota maupun dari kementerian.

Dir RSMY

“Jadi batas maksimal insentif itu tentu sesuai keputusan Menkes RI Tahun 2020. Misalnya untuk dokter spesialis itu adalah Rp 15 juta. Dokter umum Rp 10 juta. Tentunya pembayaran sesuai kondisi keuangan daerah dan alokasi DAK dari pusat”. (bb)

 

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.