Pendamping Koperasi dan UKM Punya Peran Fungsional

Para Pendamping Koperasi dan UKM mendapat pengarahan gubernur.

Bengkulu, SM  – Para  Pendamping Koperasi dan UKM  punya peran sangat fungsional. Seorang pendamping  harus memiliki kompetensi dan kemampuan dibidang pendampingan serta pengelolaan keuangan.

Pendamping itu sebagai  media penghubung,  antara pelaku usaha dengan akses permodalan.

“Ketika masyarakat punya potensi untuk membuka suatu usaha baru, maka fungsi pendamping itu harus produktif mendampingi mereka, dengan harapan nanti pelaku usaha bisa bertambah.. Itu yang akan mengangkat ekonomi daerah kita”,  papar  Gubernur Bengkulu  Rohidin Mersyah  di Ruang Pola Provinsi Kantor Gubernur,   saat memberikan pengarahan pada Diklat Fungsional Pendamping Koperasi dan UKM di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, Selasa (02/04).

Hadirnya para Pendamping Koperasi dan UKM ini,   merupakan program pemerintah,  agar masyarakat sebagai pelaku usaha bisa mengakses modal yang sudah disiapkan pemerintah. Kebijakan pemerintah menurunkan suku bunga dari 24 persen menjadi 7 persen kemudian PPH dari 1 persen jadi 0,5 persen.

“Dari sisi modalkan tersedia. Tetapi kadang-kadang pelaku usaha masih sulit mengakses ini. Bagaimana caranya untuk mendapat modal dengan bunga rendah, maka fungsi pendamping memfasilitasi pelaku usaha ke sumber modal, lalu perizinan dan sebagainya”,  terang Rohidin dihadapan Kepala Diskop dan UKM Provinsi Bengkulu Ali Sadikin bersama   Tenaga Pendamping Koperasi dari kabupaten, kota Se-Provinsi Bengkulu.(mc)

 

 

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.