Pengda JMSI Kaltim Diverfak Dewan Pers

Usai Verfak Dewan Pers di Kota Samarinda.

Kaltim, SM – Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Timur (Kaltim) diverifikasi faktual (Verfak) Dewab Pers, Rabu (02/06/2021) di Kota Samarinda.

Anggota Dewan Pers, Agus Sudibyo di dampingi staf Sekretariat Dewan Pers, Irwan yang melakukan Verfak. Tim Dewan Pers melakukan Verfak pada malam hari. Hal ini dilakukan,  karena padatnya agenda Dewan Pers di Kota Tepi Sungai Mahakam ini.

Pengda JMSI Kaltim yang sebelumnya sudah melakukan persiapan, maka proses Verfak berjalan yang menghadirkan 14 anggota perusahan pers berjalan lancar. Dua perusahan pers telah dilakukan verfikasi faktual, sembilan perusahan pers lainnya telah memenuhi aturan sebagai Perusahan Terbatas, khususnya pasal 3, terkait dengan maksud dan tujuan pendirian perusahan pers.

Sementara tiga perusahan pers dinyatakan belum memenuhi syarat, karena maksud dan tujuan perusahan masih tergabung dengan tujuan lainnya seperti perdagangan dan jenis usaha lainnya yang tidak berhubungan dengan pers.

“Dari 10 minimal perusahan pers yang disyaratkan oleh Dewan Pers, Pengda Kaltim telah memenuhi persyaratan 11 perusahan pers dan lulus Verfak”, kata Ketua JMSI Kaltim M. Sukri yang didampingi Sekretaris JMSI Kaltim, Nanda dan sejumlah pengurus lainnya.

Banggannya bisa berpartisipasi dalam rencana JMSI menjadi konstituen Dewan Pers jelas Sukri, dengan dilakukannya Verfak di Kaltim.

“Kebanggan buat saya dan pengurus JMSI Kaltim yang bisa membantu JMSI dalam mempersiapkan organsisasi ini menjadi konstituen Dewan Pers nanti. Selangkah lagi kita mampu menghantar JMSI ke Jalan Kebun Jeruk Jakarta Pusat”.

Dalam Verfak di Kaltim, hadir Sekjen JMSI Pusat, Mahmud Marhaba, memberikan arahan untuk kelengkapan adminstrasi Verfak, sehari sebelum kedatangan tim Dewan Pers.

Dalam keterangannya Mahmud mengatakan jika Pengda Kaltim adalah Pengda yang ke 9 dilakukan verifikasi oleh tim Dewan Pers. “Ini merupakan daerah kesembilan yang dilakukan verfikasi Dewan Pers dari 12 daerah yang diusulkan oleh Pengurus Pusat JMSI. Meskipun Dewan Pers hanya menargetkan 10 Pengda saja”, ungkap Mahmud usai Verfak dilakukan.

Ada tiga daerah lagi. Untuk puratan ketiga ini diantaranya Pengda Riau, Pengda Aceh dan Pengda Kalsel. Namun, karena Riau menduduki rangking pertama penyebaran Covid-19 serta adanya himbauan Walikota Pekanbaru terkait larangan dilakukan kegiatan secara massal, baik didalam ruangan maupun diluar ruangan, maka ada kemungkinan rencana Verfak Pengda JMSI Riau akan mengalami penudaan sampai himbuan Walikota Pekanbaru berakhir.

“Kita tunggu saja Riau bisa kondusif, khususnya Kota Pekanbaru. Kita menyesuaikan dengan rencana dan jadwal dari Dewan Pers”, jelas Mahmud. [rls]

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.