Prospek Ekonomi Syariah Tetap Bertahan

JMSI Diharapkan Ikut Andil

Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk silaturrahmi ke JMSI Banda Aceh.

Banda Aceh, SM– Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk, M Arief Rosyid Hasan Hasan berharap media siber jadi garda terdepan, dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang iklusi, literasi keuangan dan ekonomi syariah.

Prospek ekonomi syariah saat ini memperlihatkan kinerja yang memuaskan. Dunia global tengah mengincar prospek pasar perekonomian syariah di Indonesia.

Ini dikatakan M Arief Rosyid Hasan  dalam lawatannya ke Banda Aceh dan bersilaturrahmi ke kantor Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Aceh.  Dia didampingi  Corporate Communication (Corcom) perusahaan, Eko Nopiansyah.

Ditengah perekonomian dunia yang sedang krisis, dampak pandemi Covid-19, terbukti sistem ekonomi dan keuangan syariah lebih survive atau dapat bertahan. Itu ditunjukkan dengan kinerja BSI yang tumbuh ditengah kondisi Covid-19, Bahkan pertumbuhannya menunjukkan angka yang memuaskan. “Dunia global saat ini sedang mengarah pada ekonomi dan keuangan syariah” kata M Arief,  Senin (10/5).

Ekonomi dan sistem keuangan syariah akan menjadi tatanan dan konsep ekonomi masa depan. Sebab, tukasnya, sistem ekonomi kapitalistik tidak mampu menjawab persoalan masyarakat dunia saat ini.

Kendala terbesar di Indonesia saat ini menurutnya  masalah literasi dan inklusi keuangan syariah. Karena itu dibutuhkan effort semua pihak, Baik media, anak-anak muda dan semua elemen untuk saling mendukung memberikan edukasi kepada masyarakat, tentang sistem ekonomi dan keuangan syariah.

“Literasi ekonomi dan keuangan syariah ini harus kita bangun dan terus menerus. Sebagai tanggungjawab kita bersama memberikan edukasi kepada masyarakat”.

JMSI Aceh Tetap Diskusi

Ketua JMSI Aceh, Hendro Saky didampingi pengurus daerah JMSI, meminta BSI untuk aktif memberikan dukungan literasi keuangan syariah. Sebab, hasil penelitian Otoritas Jasa Keuangan (OJK), baru 18 persen warga Aceh yang memahami sistem ekonomi syariah.

Ini berarti  masih terdapat 82 persen lagi warga Aceh yang belum memahami tentang produk ekonomi dan keuangan syariah. Persentase ini masih sangat besar dan menjadi tantangan bersama. Apalagi saat ini Aceh telah menerapkan Qanun Lembaga Keuangan Syariah.

Saat ini JMSI kata Hendro, telah beberapa kali melakukan diskusi terkati dengan literasi keuangan dan Qanun LKS. Dengan harapan,  sebagai bentuk dukungan organisasinya terhadap keberadaan Qanun Lembaga Keuangan Syariah.

JMSI Aceh pada September 2021 mendatang, akan melangsungkan kegiatan dengan tema, “Aceh Kiblat Ekonomi Syariah”. Pada saat acara itu nanti, pihaknya akan memberikan ekonomi syariah award kepada Presiden RI Joko Widodo, dan Wapres KH Ma’ruf Amin.

Dengan tema itu, JMSI akan mengundang Kepala OJK RI, Gubernur Bank Indonesia, komunitas blogger Indonesia, para pemilik media siber nasional, ikut seminar Media Siber dan Literasi Keuangan dan Ekonomi Syariah.(rls)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.