Provinsi Bengkulu Dorong Pemanfaatan Geothermal

Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat memberikan sambutan di Sosialisasi Pengembangan Panas Bumi.

Kepahiang, SM – Provinsi Bengkulu memiliki potensi panas bumi di lima area pada  tiga kabupaten,  yakni Lebong, Kepahiang dan Rejang Lebong. Saat ini, baru di area Hulu Lais Lebong yang dilakukan proyek eksplorasi panas bumi, dengan kapasitas 2 x 55 Megawatt.

Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mesyah mengatakan, pemerintah terus mendorong pemanfaatan energi panas bumi di Bengkulu. Dengan pemanfaatan itu, dapat menjadi pembangkit listrik. Bengkulu bisa berkontribusi sebagai lumbung energi.

“Sebagaimana amanat Undang-undang, bahwa bumi air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat, maka potensi panas bumi yang kita miliki ini, akan menjadi sumber pendapatan yang signifikan ketika bisa dimanfaatkan. Sebagai pemerintah, kita terus mendorong ini”, jelas  Rohidin saat membuka Sosialisasi Pengembangan Panas Bumi di Wilayah Kerja Panas Bumi Kepahiang, (07/11).

Pemanfaatan geothermal sebagai sumber energi baru dan terbarukan, bisa menjadi subtitusi. Bahkan menggeser pembangkit, dengan bahan bakar fosil. Sosialisasi kepada masyarakat sekitar kawasanpun, perlu dilakukan secara jelas, agar saat explorasi dilakukan, masyarakat memahami hal yang boleh dilakukan ataupun yang tak boleh dilakukan.

“Ini hadir juga NGO permehati lingkungan dari WWF. Bisa kerjasama memberikan pemahaman juga untuk masyarakat, selain turut mengawasi. Jika dilakukan eksplorasi di suatu wilayah, kemudian infrastruknya dibangun. Jangan sampai ada yang membuka lahan, sampai tidak terkontrol. Karena bisa bedampak banjir atau longsor. Pemahaman seperti ini saya rasa perlu”,  ungkap Rohidin. (MC)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.