Rakor Kada, Presiden Jokowi Virtual dari Istana Negara

Gubernur Rohidin dan Wagub Rosjonsyah Konsen Menyimak

Presiden RI Ir Joko Widodo memberikan pengarahan pada kepala daerah Se-Indonesia.

Gubernur adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah yang harus melakukan fungsi pengawasan, monitoring dan konsolidasi untuk bupati,  walikota di wilayahnya.

Bengkulu, SM- Presiden Joko Widodo secara virtual dari Istana Negara melakukan rapat koordinasi (Rakor) kepala daerah dan wakil kepala daerah, hasil Pilkada serentak Tahun 2020.  Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bersama Wakil Gubernur Rosjonsyah hadir di dampingi  unsur Forkopimda.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah tampak konsen mendengarkan arahan Presiden RI  yang didampingi beberapa menteri, menyangkut pelaksanaan masa tugas kepala daerah, wakil kepala daerah yang baru terpilih dan usai dilantik.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat menyimak arahan presiden.

Rakor diantaranya membahas  penanganan wabah Covid-19. Pemerintah saat ini masih fokus mempercepat pemulihan kesehatan dan pemulihan ekonomi. Presiden RI menekankan dua aspek tersebut, harus terkelola dengan baik. Jangan  terlalu mendahulukan ekonomi dengan tidak memperhatikan penyebaran Covid yang terjadi.

“Presiden mengingatkan pencegahan penyebaran Covid harus menjadi prioritas dan penanganan pasien yang terkena kasus Covid harus terus dilakukan secara konsisten”, ulas Gubernur Rohidin.

Untuk menggerakkan ekonomi, Presiden meminta kepala daerah mempermudah izin berinvestasi. Investasi akan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Untuk itu, berikan dukungan penuh, pelayanan penuh pada investasi baru.

Unsur Forkopimda juga tampak menyimak arahan presiden.

Jika meperlambat izin artinya juga memperlambat penciptaan lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi di provinsi, kabupaten maupun kota. Memperlambat pertumbuhan ekonomi daerah,  muaranya juga berdampak pada memperlambat pertumbuhan ekonomi nasional. Karena kunci pertumbuhan ekonomi nasional berdasarkan agregat pertumbuhan ekonomi daerah.

Gubernur Rohidin juga menyampaikan bahwa Rakor ini juga memastikan  terkonsolidasi,  koordinasi  dan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota. Disatu sisi, provinsi adalah daerah otonom yang memegang kendali pemerintahan.

Disisi lain, gubernur adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah yang harus melakukan fungsi pengawasan, monitoring dan konsolidasi untuk bupati, walikota di wilayahnya. (ip)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.