Sawit di Provinsi Bengkulu Komoditas Utama, Bukan Terbesar

MoU GAPKI Cabang Bengkulu dengan Pelabuhan Tanjung Priok soal Terminal Curah Cair CPO.

Bengkulu, SM– Daya saing usaha akan semakin baik, jika efisiensi dan produktifitasnya meningkat.  Itu hanya bisa dilakukan dengan syarat, adanya inovasi dan penerapan tekhnologi.

Itu dikatakan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah.  “Inovasi bisa dilakukan oleh semua sektor. Terapkan tekhnologi, maka akan terjadi efisiensi dan terjadi peningkatan produktifitas. Jika kedua hal ini dilakukan,  maka pasti daya saing usaha itu akan semakin baik”,  ujarnya saat acara pelantikan pengurus Gabungan Perusahaan Kelapa Sawit (GAPKI) Cabang Bengkulu, di disalah satu hotel pada Kota Bengkulu, Rabu (10/04).

Posisi industri Kelapa Sawit katanya, merupakan salah satu komoditas utama di Provinsi Bengkulu, yang memiliki fungsi sangat penting dalam rangka mendongkrak perekonomian. Peta perkebunan Sawit Bengkulu sekitar 65 persen adalah perkebunan rakyat. Sisanya 35 persen perkebunan swasta.

Gubernur  berharap adanya peran GAPKI, untuk meningkatkan perkebunan rakyat dengan jalan plasma.

Ketua Umum GAPKI Pusat, Joko Supriyono juga mengharapkan pengurus GABKI Cabang Bengkulu dapat meningkatkan industri Kelapa Sawit, khususnya di Provinsi Bengkulu ini. Mengingat banyaknya tantangan yang dihadapai dalam meningkatkan industri Sawit.

Pada tahun lalu, ekspor Kelapa Sawit mengalami penurunan, dikarenakan adanya penurunan harga sawit dunia. “Inilah pentingnya Sawit, sehingga pemerintah terus mendorong industri Sawit ini untuk mendongkrak ekonomi negara”, kata Joko.

Industri Kelapa Sawit saat ini ujar Joko,  mendapat tantangan dari rencana regulasi pelarangan Sawit di negara Eropa. Jika regulasi ini benar-benar diterapkan, dampaknya akan cukup mempengaruhi industri Kepala Sawit di Indonesia.  “Karena itu, pemerintah sekarang menggalang kekuatan dan kekompakan bersama elemen masyarakat, untuk menolak regulasi dari Negara Eropa tersebut”,  jelasnya.

Provinsi Bengkulu  memang bukan penghasil Kepala Sawit yang terbesar di Indonesia. Tapi komoditas Sawit di Provinsi Bengkulu merupakan komoditas utama.(mc).

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.