Sekdaprov: Pembangunan Perlu Pikirkan Dampak Kedepan

Pelaksanaan kegiatan Bimtek sebagai bentuk peningkatan kualitas ASN.

Bengkulu, SM– Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu,  Nopian Andusti mengatakan, sistem tata kelola keuangan daerah sangat prinsip dan strategis, dalam pembangunan daerah.

Dalam pelaksanaannya perlu pemahaman dan integritas. Aparatur Pengawasan Internal Pemerintah (APIP), menjadi pendamping terdekat bagi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), agar tidak muncul temuan.

“Ikutilah Bimtek dengan baik, Pemahaman pengetahuan mengenai keuangan perlu terus di asah dan ditingkatkan. Jika, ada selisih,  jangan ragu untuk dikoordinasikan dengan APIP”,  tegas  Nopian saat  membuka kegiatan Bimtek Pengelolaan Keuangan,  di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bengkulu, Senin(22/4).

Proses pembangunan daerah jelasnya, memerlukan perencanaan matang dan tata kelola keuangan terbaik. Sehingga mendapatkan hasil maksimal, dalam pembangunan. Pengelola keuangan ibarat sebagai tombak/penentu arah kebijakan pemerintah.

Nopian berharap dalam tahap perencanaan pembangunan, perlu memikirkan dampak untuk kedepan. Hal ini agar tidak muncul persepsi asal bangun, hanya untuk melengkapi berkas pertanggungjawaban. Mulai dari tahap perencanaan, harus dipersiapkan dengan matang, agar tidak banyak pergeseran anggaran yang diusulkan oleh dinas pada awal tahun.

“Pembangunan yang terlaksana, perlu dipikirkan secara matang dari segi keuntungan maupun kerugian. Sehingga setiap rupiah yang dibelanjakan, bukan sekedar SPJ, tetapi terasa asas manfaatnya bagi perekonomian masyarakat”,  ungkapnya

Kepala BPSDM Provinsi Bengkulu,  Fachriza Razie juga menjelaskan,  pelaksanaan kegiatan Bimtek sebagai bentuk peningkatan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk mengelola keuangan dalam melaksanakan pembangunan daerah.

“Tata kelola keuangan daerah sudah menggunakan sistem elektronik. Untuk itu kita perlu meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) pengelola keuangan lebih berkualitas, agar tercipta sistem keuangan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel”, ujar Fachriza.(mc)

 

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.