Siapa Pemilik 15 Tangki Berkapasitas 20.263,86 Kiloliter ?

Pastikan Kuota BBM 2020 Provinsi Bengkulu Aman

Kordinasi BPH Migas dengan Pemprov Bengkulu.

Jakarta, SM – Ketua Komite Badan Pengatur Hilir MInyak dan Gas Bumi (BPH Migas), khusus Bahan Bakar Minyak (BBM), menyampaikan terimakasih pada Pemda Provinsi  Bengkulu, yang sudah mengingatkan dan memberikan informasi terkait kejadian di lapangan, soal kelanggkaan pendistribusian BBM.

“Dengan infomasi ini, akan jadi dasar kami untuk melakukan telaah, sekaligus evalusi untuk kuota BBM dari masing-masing kabupaten, kota di Provinsi Bengkulu”, kata Sumiar saat pertemuan koordinasi oleh Wakil Gubernur Bengkulu, Dedy Ermansyah beserta rombongan, Jum’at (31/10/ 2019) lalu di Kantor BPH Migas, Jalam Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan.

Sumiar berharap, pertemuan ini dapat memberikan barokah. Baik bagi pemerintah Provinsi Bengkulu dan pihak BPH Migas. Dia menghimbau Pemda Provinsi Bengkulu, jangan sampai dibohongi lagi oleh para pelaku usaha. “Komitmen untuk menjalankan MoU yang pernah ditandatangi antara Pemda Provinsi Bengkulu dan BPH Migas, harusnya jadi celah untuk melakukan pengawasan yang lebih ketat lagi”.

Terutama control untuk pajak atas penggunaan bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) yang sering kali biasanya pelaku usaha, menyatakan sudah bayar pajak di daerah lain. Padahal itu hanya akal-akalan saja.

Koordinasi yang dilakukan ini dimaksud untuk  memastikan, tidak akan ada lagi persoalan kelangkaan yang berarti pada Tahun 2020 untuk Provinsi Bengkulu. Sebelumnya, soal  kuota BBM dan distribusi  dianggap kurang tepat sasaran, hingga mengakibatkan antrian panjang di beberapa SPBU.

Penjelasan yang diberikan BPH Migas pada Pemda Provinsi Bengkulu. “Kami mewakili pemerintah provinsi Bengkulu menyampaikan kondisi daerah, dengan stok BBM kosong. Ada malah yang berlebih. Di sini kami minta penjelasan apa dasar dari penentuan kuota dari masing-masing kabupaten, kota Se-Provinsi Bengkulu”, kata Wagub Dedy.

Kesepakatan Berulang

Sebelumnya, sudah ada kesepakatan antara BPH MIgas dan Gubernur Bengkulu, pada Kamis (06/12) lalu di Hotel Santika Kota Bengkulu. PErtemuan juga membahas efisiensi pertukaran data konsumsi konsumen pengguna dan pendistribusian BBM,  antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan BPH Migas.

Pertemuan saat Rohidin Mersyah masih Plt Gubernur Bengkulu.

Kepala BPH Migas dan Plt. Gubernur Provinsi Bengkulu saat itu menandatangani kesepakatan bersama (MoU) tentang pertukaran data konsumsi konsumen pengguna dan pendistribusian BBM di Provinsi Bengkulu. Tujuannya kala itu, untuk mengoptimalkan pemanfaatan data konsumsi konsumen pengguna dan pendistribusian BBM.

MoU dalam rangka mengingkatkan potensi Pendapatan Asli Daerah dari Pajak Bahan Bakar Kendaaraan Bermotor (PBBKB). Perencanaan penentuan alokasi kuota volume jenis BBM tertentu dan jenis BBM khusus penugasan, serta meningkatkan penerimaan iuran Badan Usaha dari jenis BBM Umum.

Kepala BPH Migas, M Fanshurullah Asa sempat  mengatakan, “Berdasarkan data penyediaan dan pendistribusian BBM Provinsi Bengkulu yang diolah oleh Direktorat BBM, BPH Migas.

Saat ini  terdapat satu Badan Usaha Pemegang Izin Usaha Penyimpanan & Pemilik Terminal BBM di Bengkulu,  dengan jumlah tangki 15 dan Kapasitas 20.263,86 Kiloliter.

Sedangkan Badan Usaha Pemegang Izin Usaha Niaga BBM di Bengkulu semula di Tahun 2017 berjumlah 23 Badan Usaha. Di Tahun 2018 menjadi sebanyak 19 Badan Usaha. Selain itu, terdapat 54 titik Penyediaan dan Pendistribusian Jenis BBM Tertentu di Provinsi Bengkulu, yang terdiri dari 51 SPBU, 1 SPDN, 1 AMT dan 1 APMS.

Di sisi lain, realisasi JBT dan JBKP terhadap kuota BBM relative aman atau tidak mengalami over kuota. Namun tentu perlu kerjasama seluruh pihak agar penyediaan dan pendistribusian BBM dapat berjalan dengan baik.

MoU ini berlaku untuk jangka waktu 12 (dua belas) bulan dan akan ditindak lanjuti dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama, antara Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bengkulu dan Direktur Bahan Bakar Minyak BPH Migas. Mc/bphmigas.gp.id)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.