Suara Letusan Bikin Demo Mahasiswa dan Aktivis Tungganglanggang

Berlarian usai terdengar suara letusan.

Bengkulu, SM – Pekikkan ketakutan terdengar saat beberapa letusan dari senjata aparat keamanan salto diudara, membubarkan para demonstan mahasiswa dan aktifis lainnya.

Ratusan bahkan ribuan  mahasiswa dan aktivis  itu, akhirnya  kucar-kacir saat demonstrasi di depan Gedung  DPRD Provinsi Bengkulu, Selasa (24/9) siang. Aspirasi belum tercapai, asap dari gas air mata memaksa para mahasiswa mundur.

Belum diketahui penyebab kericuhan dalam penyampaian aspirasi itu. Dari pantauan di lapangan, awalnya demo belangsung tertib. Entah kenapa mendadak terjadi kekisiruhan hingga beberapa letusan senjata terjadi, usai saling dorong antara petugas aparat keamanan kepolisian dengan para pendemo.

 

 

 

 

 

Para mahasiswa dan aktivis itu tegabung dalam Gerakan Pemuda Raflesia yang terdiri dari berbagai perguruan tinggi di Bengkulu seperti massa dari Universitas Bengkulu, Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Politeknik Kesehatan Bengkulu, Universitas  Prof Dr Hazairin,  Universitas Institut Agama Islam Negeri dan Gabungan Organisasi Pemuda Daerah yang menempuh Pendidikan di Bengkulu. Temasuk para aktivis lingkungan dan Pertanahan yang menuntut untuk  mendukung pelaksanaan Yudisial Review UU KPK.

Menolak pengesahan RUU KUHP, RUU Ketenagakerjaan, dan RUU Pertanahan. Menuntut pemerintah, melaksanakan pengkajian ulang terhadap RUU Penghapusan Kekerasan Seksual. Menuntut Pemerintah tuntaskan permasalahan Papua dengan pendekatan humanis

Tak hanya itu, para pendemo juga meminta pemerintah  untuk Reforma Agraria,  tolak Kenaikan BPJS seta Mengecam tindakan Pembakaran hutan dan lahan, serta mendesak pemerintah mengentaskan permasalahan KARHUTLA.

Para pendemo yang tumpahruah hingga memasuki perkarangan  Masjid RayaBaitul Izaah yang berada didepan gedung dewan. (ck)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.