Teror Untuk PT BMQ Terus Berlanjut

Puluhan Aparat Kepolisian dari Polres Bengkulu Utara berjaga, mencegah agar tidak terjadi tindak pidana.

Bengkulu, SM – PT Bara Mega Quantum (BMQ) yang bergerak dibidang Penambangan Batu Bara ini, setidaknya sudah dua tahun terakhir, acapkalai  mendapat teror dan intimidasi,   dari pihak yang ingin menguasai tambang.

Padahal,  legal standing dari perusahaan yang mengelola lahan milik negara ini jelas dan terang benderang. Terakhir, Rabu (06/03) lalu, sekira pukul 10.30 pagi police line yang sempat diberikan pihak kepolisian, atas aksi pemblokiran oleh sekelompok orang di lokasi Tambang PT BMQ, baru dibuka.

“Kini ada lagi teror dan intimidasi yang dapat dipastikan dari kelompok yang sama. Mereka dengan cara premanisme, di duga suruhan dari PT Borneo Suktan Mining (BSM)”, jelas Humas PT BMQ Made Darmawan, yang ditemui d lokasi tambang, Sabtu (16/03) .

Manajemen PT Bara Mega Quantum (BMQ) kata Made, tetap melakukan upaya sesuai hukum, dan tida akam melakukan upaya yang sama, cara-cara premanisme serupa.

Sebenarnya pihak PT BMQ tak perlu melakukan tindakan apapun terkait aksi puluhan massa itu, mengingat legal standing, termasuk regulasi peraturan  lainnya sudah tegas dan jelas. Hanya saja, tindakan hukum akan dilakukan, mengingat aksi massa itu dapat menganggu aktifitas penambangan.

Pihak manajemen PT BMQ, akan tetap preventif, dan tetap  meminta aparat kepolisian  menindak  tegas bagi  pelaku premanisme di kawasan tambang PT BMQ,  Kecamatan Taba Penanjung, Bengkulu Tengah. “Seperti pernyataan sebelumnya, atas ulah massa yang terjadi Minggu tanggal 03 Maret lalu dan hari ini”, jelas Made Darmawan.

Hal ini dibenarkan Legal Corporate PT BMQ,  Antono SH, MH. Aksi premanisme dilakukan oleh sekelompok orang, merupakan tindakan melawan hukum dan  meresahkan. Seperti diketahui beberapa waktu lalu,  sekelompok orang yang mengaku suruhan dari PT Borneo Suktan Mining (BSM),  masuk tanpa ijin dan memaksa akan mendirikan camp. Mereka juga berniat melakukan kegiatan penambangan.

Legalitas Jelas

Legalitas PT BMQ sejak awal sudah sangat jelas. Perseroan yang didirikan pada bulan April tahun 2007 ini, mendapatkan izin Kuasa Pertambangan Eksplorasi Nomor:  282 tahun 2007 dari Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara.

Dijelaskan Antono, berturut turut keluarlah sertifikat Clean and Clear (CnC)  CnC nomor 707/Bb/03/ 2016 yang merupakan ijin terakhir dari Kementrian ESDM. “Jadi, salah besar jika menyebut PT BMQ ilegal dan mengintimidasi kami menggunakan cara cara  premanisme”, paparnya.

Ditimpali Humas PT BMQ, Made Dermawan, pihanya sudah beberapa kali menjelaskan,   izin penambangan itu mili PT BMQ.  Fakta lain yang semakin menguatkan,  ditolaknya praperadilan yang diajukan PT BSM oleh Pengadilan Negeri Bengkulu  melawan  Polda Bengkulu,  terhadap Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus penipuan pengurus PT BMQ,  sekaligus menjadi kemeangan PT BMQ.

Fakta lainnya adalah, Dirut PT BSM, Nurul Alawiyah kini sudah ditetapkan sebagai tersangka,  atas aduan Dirut PT BMQ, dengan tuduhan penipuan. Sekarang Nurul Alawiyah dikenakan wajib lapor. Sementara kasusnya sedang proses pelimpahan berkas di Pengadilan Bengkulu.

Kembali Meneror

PT BMQ kembali mendapatkan teror dan intimidasi, yang dilakukan dengan cara-cara premanisme. Tetap dugaan kelompok sama dan sesuai pengakuan dari pihak pendemo, mereka kata Made, suruhan pihak PT BSM.

“Ini jelas  merupakan aksi yang inskonstitional, di tegah penjagaan puluhan aparat keamanan dari kepolisian”,  jelasnya  Sabtu (16/3) malam,  sekira pukul 08.05 WIB. (***)

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.