Tiga Tokoh Muslim Dunia Berpengaruh Hadir di HUT Emas Bengkulu

Kedatangan para tokoh perbengaruh ini, momentum untuk Provinsi Bengkulu.

Tiga Tokoh Muslim Dunia Berpengaruh Hadir di HUT Emas Bengkulu  

Bengkulu, SM –  Tiga tokoh Muslim berpengaruh dunia hadir di Provinsi Bengkulu, Jumat (16/11) untuk memeriahkan HUT Emas 50 Tahun Bengkulu. Ini salah satu momentum mengenalkan destinasi wisata yang ada.

Kedatangan tokoh yang di boyong Tokoh Muda Provinsi Bengkulu, Sultan Bakhtiar Najamuddin ini, akan bedampak baik, ditengah gencarnya Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mempromosikan Visit 2020 Wonderful Bengkulu.

Para tokoh itu,   Walikota South Windsor New York, Amerika Serikat.   Dr. Mohammmed Saud Anwar.  Imam Besar Washington DC Amerikat Serikat, Imam Mohammad Bashar Arafat serta  delegasi khusus Pemerintah Inggris untuk negara Islam, Imdad Hussain Shahzad.

“Para tokoh dunia itu  saya ajak ke Bengkulu, untuk melihat dan berharap dapat melakukan kerjasama  dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu, Indonesia. Kerjasama mempromosikan wisata sejarah dan budaya yang ada.  Apalagi Pemerintah Inggris punya keterkaitan sejarah dengan Bengkulu”, ujar Sultan Bakhtiar Najamuddin.

Profil

Ketiga tokoh yang menyambangi Provinsi Bengkulu hari ini, Dr Mohammmed Saud Anwar merupakan Walikota Muslim pertama di Amerika Serikat. Dia politisi senior dari Partai Demokrat, dan mengemban amanah dua periode sebagai Walikota South Windsor New York.

Pendidikan yang diraih Saud Anwar diraihnya di Aga Khan University dan Yale University, Amerika Serikat. Saud Anwar juga seorang Dokter Ahli paru-paru, Ketua Departemen Rumah Sakit Manchester Memorial and Rockville di Amerika Serikat. Selain aktif sebagai aktivis kemanusiaan di berbagai NGO dunia.

Saud Anwar juga raih  penghargaan dari Jaksa Agung Amerika Serikat (Attorney General) sebagai politisi anti korupsi. Penghargaan dari  Sekretaris Negara (State Secretary), sebagai tokoh tolerasi dan penghargaan dari FBI. Sebagai community leadership award oleh Direktur FBI, Robert Mueller III.

Inilah momentum yang dapat kita ambil dari kedatangan tokoh ini, kata Sultan Bakhtiar Najamuddin. Walikota Saud Anwar seperti diketahui,  sering mendapatkan undangan berbagai dunia, termasuk Indonesia sebagai ahli hubungan luar negeri Amerika Serikat.

Imam Mohammad Bashar Arafat. Dia Imam Besar Washington DC Amerikat Serikat. Ia terkenal tokoh Muslim berpengaruh di Amerika Serikat. Beliau merupakan  utusan khusus Pemerintah Amerika (US State Government) dari Washington DC, untuk negara dunia Islam dan hubungan internasional Amerika urusan hubungan antar agama (interreligious dialogue).

Imam Bashar di Washington DC ini mendirikan berbagai institusi. Dia pendiri Al Basheer Seminary, Interfaith Center & Institute di Washington DC, Pendiri dan Presiden di Civilizations Exchange and Cooperation Foundation (CECF). Mendirikan berbagai masjid dan Presiden Islamic Affairs Council. Pendidikan ia raih di bidang hukum Islam dari Damaskus, Suriah dan merupakan Mufti Besar Islam di Suriah.

“Beliau merupakan dosen dan mengajar di berbagai kampus di Amerika. Seperti Notre Dame of Maryland University, John Hopkins University dan training-training di US Department”, jelas Sultan Bakhtiar Najamuddin.

Sebagai tokoh Muslim dunia, Imam Besar Arafat yang kita kenal, sering mengadakan berbagai event-event kepemudaan dunia di Amerika, Eropa, Afrika, Asia termasuk Indonesia. “Baru saja ia terbang dari Moscow Rusia sebagai pembicara peradaban Islam, dan singgah di Bengkulu menghadiri undangan ulang tahun HUT Bengkulu, sebelum take off ke Washington DC”, kata Sutan.

Berbagai penghargaan diraih sebagai tokoh Muslim internasional dan peradaban dunia Islam. US State Government memberikan pernghargaan. American Islamic Council, European Muslim Union dan African Muslim Society juga memberikan apresiasi. Setiap tahun dia acapkali diundang Pemerintah Indonesia, termasuk  MUI, PBNU, Muhammadiyah sebagai narasumber.

Ketiga, Imdad Hussain Shahzad. Utusan khusus Pemerintah Inggris untuk negara Islam. Dia CEO Editor Berita The Star News London, UK dan Eropa, Channel five Inggris dan Pakistan. Tokoh Muslim dan Jurnalis populer di London ini, juga dikenal sebagai tokoh perdamaian dunia yang di nobatkan oleh Muslim Association of United Kingdom.

Alumnus Conventry University London dan Punjabi University ini, sering diundang di berbagai forum dunia, termasuk Indonesia. Penghargaan yang pernah ia raih, Muslim British Association in London dan European Muslim Councils  in UK.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.