Usulan Bang Ken Pupus

Patung Ibu Fatmawatu di Kelurahan Penurunan.

Bengkulu, SM – Harapan mantan Wali Kota Bengkulu  Ahmad Kanedi SH pupuslah sudah. Patung kuda  di Simpang Lima Ratu Samban  itu final bercokol di Simpang Empat Betungan.

Padahal patung kuda yang dibangun mengunakan dana APBD Kota, dimana konsep  awalnya untuk icon Ibukota Provinsi  Bengkulu itu,  nantinya harus tegak dipinggiran kota Bengkulu.

Aminudin NS, mewakili Yayasan Fatmawati Soekarno Bengkulu mengatakan, “Intinya patung kudanya telah disimpan dan kami rawat,  yang nantinya akan didirikan di Simpang Empat Betungan, Kota Bengkulu”.

Bang Ken berharap patung kuda itu dikembalikan pada konsep  awal dibuatnya patung itu. Dirinya  kurang sependapat, rencana penempatan patung kota di daerah Bentungan.  “Kalau itu dilakukan, tentunya tidak sesuai dengan konsep dan semangat awal di bentuknya patung kuda itu”.

Aminudin sempat memaparkan soal patung Ibu Agung Fatmawati yang mengantikan Patung Kuda di Simpang Lima Ratu Samban, dibuat oleh pemahat dari Bali, I Nyoman Nuarta. Pemahat terkenal, yang sebelumnya membuat patung Garuda Wisnu Kencana (GWK)  Bali.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bang Ken paparkan konsep awal patung kuda itu, akan  diletakan di muara (Kualo Buayo) disebelah Hotel Fafles Pantai Panjang Kota Bengkulu . Patung kuda itu akan menghadap kelaut lepas dan dicitakan untuk menjadi icon Bengkulu. Sebagai mana patung Lion di Singapura.

Dibawah patung itu akan terpancar air mancur, yangseolah-olah patung kuda itu sedang melompati air. Tentunya dengan sorotan lampu yang warna-warni. Itulah namanya ‘Bengkulu Dahsyat’.
Filosofinya kata Bangken, “Lautan ku seberangi, gunungpun akan kudaki. Akan aku raih cita-cita dengan semangat berjuang”. Ini akan menjadi daya tariknya tersendiri. Jadi icon bertaraf internasional seperi di Singapura ada patung Lion. (mc/ck)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.