Wawali Sematan Jalan Evakuasi TMMD Masuk Pogram 1000 Jalan Mulus Agar Dikenang

Wawali dan Dandim galakkkan kemajuan Kota Bengkulu.

Bengkulu, SM – Wakil Walikota (Wawali) Bengkulu Dedy Wahyudi Dedy mengatakan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan kegiatan yang perlu suport dari berbagai pihak. Termasuk Pemerintah Daerah. Membangun bangsa ini tidak bisa dilakukan oleh satu lembaga atau organisasi tertentu, tetapi perlu dilakukan bersama-sama.

Ini dikatakannya saat meninjau TMMD ke-105 Tahun 2019 oleh  Kodim 0407/Bengkulu di Kelurahan Padang Serai dan Kelurahan Sumberjaya,  Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu, Senin (22/7/2019).

“Program TMMD yang dilaksanakan TNI AD dengan terjun langsung ke desa-desa, itu sesuatu yang menggugah masyarakat untuk ikut berpartisipasi,” jelasnya.

Dedy Wahyudi mengucapkan terima kasih kepada TNI yang sudah melakukan kegiatan TMMD ini dan memilih Kota Bengkulu sebagai lokasi TMMD pada tahun 2019. “Tadi kita lihat bersama di lapangan sebelum dan sesudah di lokasi ada banyak perubahan-perubahan,” kata dia.

Menurutnya, masyarakat juga menyambut dengan positif kegiatan ini. Dengan anggaran Rp1,5 milyar yang dilakukan secara padat karya melibatkan masyarakat dengan prinsip gotong royong, masyarakat bisa memiliki akses jalan. “Hal seperti ini harus dibudayakan bagaimana masyarakat juga ikut terlibat dalam prosesp pembangunan ini”.

Terimakasih kepada TNI yang telah membantu Pemkot Bengkulu. Dirinya berharap kedepan,  kerjasama dan sinergitas terus ditingkatkan. “Kedepan jalan yang sudah dibuat bermanfaat dan diusulkan jalan yang dibuat. disematkan namanya supaya bisa dikenang, mungkin jalan TMMD, supaya masyarakat tau jalan ini dibuka kegiatan TMMD”,  jelasnya.

Wawali  menilai, peran serta masyarakat untuk membantu personel TNI,  yang tergabung dalam satgas TMMD menunjukkan kemanunggalan TNI-Rakyat tetap terpelihara dengan baik. rogram TMMD yang dilaksanakan TNI AD dengan terjun langsung ke desa-desa, itu sesuatu yang menggugah masyarakat untuk ikut berpartisipasi yang saat ini tengah berlangsung juga menyertakan peran serta masyarakat untuk bergotong-royong menyelesaikan pekerjaan fisik.

“Butuh proses karena lahan tadi juga lahan gambut, pengerasan dulu sampai kondisinya benar-benar padat dan tidak lagi labil. Dan kedepan jalan ini bisa digunakan untuk jalan evakuasi. Satu hal lagi bagaimana kedepan jalan itu dimanfaatkan dengan baik dan perlu kita sematkan jalan tersebut untuk dikenang”,  jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Wasev TMMD ke-105 Tahun 2019 Mayor Jendral Nur Rahmad berterimakasih kepada Pemkot Bengkulu yang telah mendukung kegiatan ini, dari mulai pra pelaskanaan sampai sekarang ini. Menurutnya, hasil TMMD sudah mencapai 50%, sehingga 8 Agustus sudah siap diserahkan ke pemerintah daerah.

“Tujuan TMMD adalah mendukung pemerintah daerah mensejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik seperti pembuatan jalan sepanjang 1,3 Km dan pembuatan gorong-gorong. Selain itu meningkatnya akses ekonomi sebagai sarana apabila terjadi bencana sehingga memudahkan akses masyarakat”,  katanya. (ck/adv)

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.